Definisi, Tujuan dan Manfaat SIM RS

Kali ini kita akan membahas seputar “Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit”. Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit biasa disingkat dengan nama SIM-RS. Apa sih definisi, tujuan dan manfaat kita menerapkan SIM-RS? Mari kita bahas bersama.


Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit
Definisi
Sebelum kita mendefinisikan apa itu SIM-RS marilah kita kupas dari kata per kata:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sistem adalah suatu perangkat unsur yang teratur saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga membentuk suatu totalitas. Sedangkan arti informasi merupakan penerangan atau pemberitahuan: kabar atau berita tentang sesuatu. Sedangkan arti manajemen merupakan penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. Rumah sakit adalah suatu gedung untuk merawat orang sakit.

Jadi, dapat kita simpulkan sebagai berikut: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) adalah sebuah sistem informasi yang terintegrasi yang disiapkan untuk menangani dan memudahkan keseluruhan proses manajemen Rumah Sakit, mulai dari pelayanan diagnosa pasien, medical record, gudang farmasi, apotek, penagihan, penggajian karyawan, proses akuntansi bahkan sampai dengan pengendalian oleh manajemen.

Tujuan
Adapun tujuan kita menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, yaitu:
  1. Meningkatkan efisiensi staf
  2. Menghilangkan duplikasi dan prosedur yang tidak perlu
  3. Menggunakan komputer sebagai alat kerja
  4. Teknik pencarian data dan statistik lebih cepat dan akurat
  5. Meningkatkan kualitas kesehatan
  6. Menciptakan metode kerja yang modern dan metode kerja yang terstandardisasi
  7. Menciptakan sistem komunikasi data antara rumah sakit dan medis
  8. Menciptakan hubungannya dengan Jaringan Kesehatan Dunia serta basis data dapat terdistribusi di negara
  9. Mempromosikan kesehatan masyarakat
Manfaat
  1. Mengintegrasi proses manajemen rumah sakit.
  2. Bisa memantau stok obat dan alkes multi gudang (multi apotek / floorstock) setiap saat.
  3. Semua billing tagihan jasa perawatan pasien dapat ditotalkan dalam sebuah single billing statement.
  4. Bisa mengelola dan melakukan pencarian riwayat penyakit dan perawatan pasien (medical record) dengan cepat dan otomatis.
  5. Menerapkan standar yang ditetapkan WHO mengenai analisis statistik diagnosa dan pembedahan pasien.
  6. Memudahkan proses pengendalian realisasinya dan budgeting.
  7. Penyusunan rencana cash-flow dan pengendalian arus kas maupun bank dapat dilakukan dengan mudah.
  8. Mengurangi risiko keterlambatan pembayaran atau penagihan hutang piutang.
  9. Konsistensi data (data consistency) baik data master (database pasien, dokter, perawat, karyawan dan obat) maupun data transaksi lain dapat dijaga dengan baik.
Seperti itulah definisi, tujuan dan manfaat kita menerapkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS). Anda juga bisa membaca tentang Sistem Informasi Puskesmas pada website ini. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita. Nantikan terus artikel seputar kesehatan hanya di pakmantri.com.

Penulis: Deby Kurniadi

Comments